New Videos from Youtube
Tampilkan postingan dengan label lebaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lebaran. Tampilkan semua postingan

Awas Macet! Puncak Mudik 16-17 Agustus

Meski pejabat kepolisian dan pemerintah sudah mewanti-wanti agar para pemudik Lebaran 2012 tidak memakai sepeda motor, jumlah pemudik motor tahun ini diperkirakan tetap meningkat. Diprediksi pemudik motor motor sekitar 6-10 persen dari tahun lalu.

Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah sepeda motor yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2012 naik 6,16 persen. Jika tahun 2011 motor yang mudik 2,3 juta unit, tahun ini diperkirakan naik menjadi 2,5 juta unit.

Adapun pemudik yang menggunakan mobil pribadi akan naik sekitar 5,4 persen dari tahun lalu. Sedangkan jumlah pemudik yang menggunakan pesawat terbang, diperkirakan naik 10 persen. Sementara ouncak arus mudik Lebaran diperkirakan akan terjadi pada H-3.

"Puncaknya Kamis (16/8/2012) dan Jumat (17/8/2012), jadi dua hari," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Suroyo Alimoeso, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/8/2012), usai sidang kabinet membahas persiapan pengamanan Lebaran.

Jika pada H-3 pemudik pengguna moda angkutan darat dan udara mencapai puncaknya, pengguna kapal laut justru menurun. Puncak arus mudik menggunakan kapal laut sudah berlangsung sejak H-15 lalu. (ded)

ARUS MUDIK: 'Serangan Fajar' Di Terminal Kp. Rambutan

JAKARTA: Ribuan pemudik menerapkan strategi 'serangan fajar' untuk memadati Terminal Bis Kampung Rambutan Jakarta Timur pada hari libur nasional pertama (17/8) menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Minggu (19/8).

Menurut salah seorang petugas Dishub di terminal yang melayani angkutan bis antar kota dan dalam kota ini, para pemudik sudah mulai berdatangan sejak pukul 5.00 dini hari.

"Mereka 'serangan fajar', datang ke sini sejak subuh. Tapi baru sebagian kecil saja yang sudah terangkut karena kabarnya ada kemacetan di Cikampek," katanya kepada Bisnis.

Menurutnya, jumlah pemudik yang menunggu di lokasi memasuki pukul 09.00 pagi mencapai sekitar 8.000 orang.

Berdasarkan pantauan Bisnis, terminal yang biasanya memang banyak melayani penumpang antar kota ini, jauh lebih ramai dari biasanya, dengan barang bawaan relatif banyak. (ags) link

MUDIK LEBARAN 2012: Jumlah Pemudik Di Kampung Rambutan Bakal Berkurang Besok

JAKARTA: Jumlah pemudik yang memadati Terminal Bis Kampung Rambutan, Jakarta Timur, besok diprediksi berkurang dari hari ini dan didominasi oleh penumpang angkutan bus jarak dekat.

Menurut salah seorang petugas Dishub di lokasi, jumlah pemudik yang memadati terminal bis antar kota dan dalam kota ini mencapai puncaknya pada hari ini (17/8/2012) yang bertepatan dengan Libur Hari Kemerdekaan RI ke-67.

"Kemarin agak berkurang. Sekarang puncaknya. Kalau besok kayaknya bakal lebih banyak yang jarak dekat, seperti ke Bandung," ujarnya kepada Bisnis.

Berdasarkan pantauan Bisnis pada pukul 9.00 pagi hari ini, sebagian besar dari pemudik menunggu di luar bangunan terminal dan meletakkan barang bawaan di jalan begitu saja.

Hal ini cukup bahaya mengingat banyaknya kendaraan seperti angkutan umum, bus, motor, dan kendaraan petugas, dan kendaraan pribadi yang lalu-lalang. (spr) link

PENETAPAN 1 SYAWAL 1433 H: Inilah Mengapa Lebaran NU, Muhammadiyah, Dan Pemerintah Seragam, 19 Agustus

Tahun ini kita semua umat Islam di Indonesia telah mengalami perbedaan pendapat tentang awal puasa Ramadhan. Awal perbedaan tersebut dari awal sudah terlihat pada kalender yang mencantumkan tanggal 1 Ramadhan yang berbeda-beda pada masing-masing kelompok.

Kenapa awal puasa tahun ini berbeda? Apakah lebaran tahun ini juga berbeda?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, mau gak mau kita harus sedikit mempelajari ilmu astronomi atau ilmu falaq. Yang pertama kita lihat adalah kapan pergantian bulan atau bulan baru atau new moon tersebut. Oke..

Pada awal Ramadhan 1433 H, bulan baru atau new moon terjadi pada 19 Juli 2012 pukul 11:25:36 WIB.

Hal ini menyebabkan golongan yang mengikuti hisab hakiki atau hisab kontenporer atau rukyatul hilal atau visibilitas hilal menyatakan bahwa besoknya tanggal 20 Juli 2012 adalah awal puasa Ramadhan 1433 H.

Sedangkan golongan yang rukyat atau wujudul hilal harus melakukan penglihatan bulan dulu pada saat magrib sore harinya.

Pada golongan yang menggabungkan hisab dan rukyat yaitu dengan menggunakan perhitungan hisab tapi dengan mengambil histories derajad dan waktu saat bulan tersebut terlihat yaitu golongan Imkanul Rukyat (kemungkinan rukyat), pada waktu itu menyatakan bahwa hilal kemungkian kecil untuk terlihat dan belum memungkinkan untuk dilihat/ rukyat.

Pada kriteria Imkanul Rukyat, Hilal dianggap terlihat dan keesokannya ditetapkan sebagai awal bulan baru apabila memenuhi salah satu syarat-syarat :

Ketika Matahari terbenam, ketinggian Bulan di atas horison tidak kurang dari 2° dan
Jarak lengkung Bulan-Matahari (sudut elongasi) tidak kurang dari 3°. Atau
Ketika Bulan terbenam, umur Bulan tidak kurang dari 8 jam selepas konjungsi/ijtimak.

Pergantian bulan Ramadhan 1433 H ke bulan Syawal 14433 H atau bulan baru Syawal atau new moon atau ijtimak atau konjungsi bulan di Indonesia akan terjadi pada :

Jumat, 17 Agustus 2012 22:56 WIB atau
Jumat, 17 Agustus 2012 23:56 WITA atau
Sabtu, 18 Agustus 2012 00:56 WIT

Pada saat konjungsi ini, sudut elongasi adalah 0° yaitu kedudukan bulan searah dan sejajar dengan matahari.

Lebaran 2012, 1 syawal 1433 H menurut Rukyatul Hilal

Menurut kriteria hisab atau rukyatul hilal atau visibilitas hilal, Sabtu, 18 Agustus 2012 merupakan akhir dari bulan Ramadhan 1433 H (29 Ramadhan 1433 H). Rukyatul Hilal akan menentukan Minggu, 19 Agustus 2012 adalah 1 Syawal 1433 H atau lebaran 2012. Perhitungan ini di Indonesia dianut oleh Muhammadiyah yang beberapa hari lalu sudah menetapkan Lebaran 2012 atau 1 Syawal 1443 H jatuh pada Minggu, 19 Agustus 2012.

Lebaran 2012, 1 syawal 1433 H menurut Imkanul Rukyat

Menurut kriteria Imkanul Rukyat atau kemungkinan rukyat, Sabtu 18 Agustus 2012 untuk daerah Surabaya, Matahari terbenam pada jam 17:29:33 WIB dan Bulan terbenam pada 18:00:00 WIB, sehingga ada waktu 30 menitan untuk melihat Bulan. Dan untuk persyaratan Imkanul Rukyat :

Ketika Matahari terbenam/ Magrib, ketinggian Bulan di atas horison sekitar 7°
Jarak lengkung Bulan-Matahari (sudut elongasi) sekitar 9°
Ketika Bulan terbenam, umur Bulan adalah 19 jam 42 menit selepas konjungsi/ijtimak berlalu.

Dari semua persyaratan Imkanul Rukyat di atas, secara astronomis Hilal berpeluang di rukyat baik menggunakan mata telanjang maupun teleskop.
Lebaran 2012, 1 syawal 1433 H menurut Wujudul Hilal

Pada Imkanul Rukyat disebutkan bahwa Sabtu 18 Agustus 2012 untuk daerah Surabaya, Matahari terbenam pada jam 17:29:33 WIB dan Bulan terbenam pada 18:00:00 WIB, sehingga ada waktu 30 menitan untuk melihat Bulan. Posisi Bulan pada saat itu adalah 6° 44′ 48″ di atas ufuk mar’i di kiri-atas Matahari. Dengan umur bulan yang 19 jam 10 menit 50 detik dari saat konjungsi atau new moon, maka secara astronomis Hilal berpeluang di rukyat baik menggunakan mata telanjang maupun teleskop.
Jika melihat kriteria-kriteria di atas, maka dapat dipastikan bahwa Lebaran 2012 atau 1 Syawal 1433 H akan jatuh pada Minggu 19 Agustus 2012. Selama tidak menggunakan perhitungan yang konvensional dan langit tidak tertutup mendung.(api)link

PENETAPAN 1 SYAWAL 1433 H: Lebaran Tahun Ini Diprediksi Seragam, Antara Muhammadiyah Dan Pemerintah

JAKARTA: Diperkirakan, perbedaan penetapan awal Ramadan nampaknya tak akan terjadi pada penetapan Idul Fitri. Sebab, 1 Syawal 1433 Hijriah diperkirakan jatuh pada 19 Agustus mendatang.

"Idul Fitri sama, yaitu tanggal 19 Agustus karena pada tanggal 17 Agustus posisi hilal masih di bawah ufuk. Maka bulan baru tanggal 1 Syawal 1433 H jatuh pada lusa harinya yaitu tanggal 19 Agustus," kata salah satu pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Marifat Iman KH di Jakarta, Minggu (22/7).

Sebelumnya, Ketua PMI Jusuf Kalla menyatakan lebaran Idul Fitri 1 Syawal akan jatuh pada 19 Agustus akan bersamaan dirayakan umat Islam.

Marifat Iman yang juga anggota Komisi Fatwa MUI Pusat menegaskan, posisi hilal seperti itu semua umat Islam Indonesia sepakat untuk menetapkan awal bulan lusa harinya.

Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Masdar F Masudi juga senada. Menurutnya kalender NU menetapkan awal 1 Syawal sama pada 19 Agustus 2012. "Sebenarnya NU juga mempunyai hitungan hisab yang diperkokoh dengan rukyat atau melihat hilal atau bulan itu," kata Masdar F Masudi.

Hemat dia, kebersamaan menentukan 1 Syawal ini baik karena tidak membingungkan umat. "Ya intinya baguslah kalau ada kesamaan sehingga tidak ada perbedaan," pungkasnya.(api) link
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TAMAN BOGOR - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger